Pertama di Luar Jawa, Takengon Miliki Kateterisasi Jantung

IMG-20160815-WA053-768x512

 

 

TAKENGON, KOMPAS.com – Kabar baik datang untuk masyarakat di wilayah tengah Aceh, khususnya untuk penanganan penyakit jantung. Pasalnya, pemerintah Aceh Tengah baru saja meluncurkan Layanan Laboratorium Kateterisasi jantung (Cath Lab) di Rumah Sakit Umum Datu Beru Takengon, Senin lalu (15/8/2016).

Menurut DR. dr. Muhammad Yamin, Konsultan Penyakit jantung Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, pelayanan seperti ini adalah yang pertama yang diluncurkan di luar pulau jawa.

“Patut dibanggakan Aceh Tengah atau Takengon adalah wilayah pertama di luar pulau jawa yang punya pelayanan jantung sampai tindakan kateterisasi,” ungkap Yamin saat menghadiri peluncuran unit Laboratorium Kateterisasi di Aceh Tengah itu.

Dijelaskannya, hingga saat ini masih ada provinsi di Indonesia yang belum memiliki unit layanan laboratorium kateterisasi. Padahal, unit tersebut dapat menjadi layanan unggulan kesehatan masyarakat.

“Semua sangat tergantung pada visi pimpinan daerahnya, karena keberadaan unit layanan kateterisasi memang diperlukan di daerah, berkenaan dengan penyakit jantung yang memerlukan penanganan segera,” kata Yamin.

“Penyakit jantung tidak bisa menunggu, seperti penyakit lain. Waktu maksimal penanganan penyakit jantung adalah 6 jam, sementara 2 jam pertama 50 persen otot jantung sudah mati, jadi memang perlu kecepatan,” lanjutnya.

MMenurut Yamin, kecepatan penanganan penyakit jantung sangat tergantung pada jarak pelayanan. Karena itu, dengan hadirnya unit layanan jantung diharapkan lebih banyak pasien dapat ditangani dengan segera.

Keberadaan unit layanan Kateterisasi jantung di Aceh Tengah juga akan terus mendapatkan pembinaan dan pengayoman dari RSCM dan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia hingga benar-benar dapat beroperasional secara mandiri.

“Kami dari RSCM dan Fakultas Kedokteran UI akan terus memberikan pembinaan. Bahkan, saat ini perawat-perawatnya ada yang sedang dilatih di RSCM,” kata Yamin.

Sementara Bupati Nasaruddin mengungkapkan, bahwa peluncuran unit layanan jantung tersebut untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.

“Kami juga baru mengetahui kalau unit layanan kateterisasi jantung di Aceh Tengah ini yang pertama di luar Jawa, dan tidak pernah berfikir tentang itu, karena fokus kita adalah memberikan pelayanan kesehatan, khususnya penyakit jantung yang selama ini seringkali membuat warga harus antri atau menunggu lama untuk ditangani,” ucap Nasaruddin.

 

sumber : kompas.com

Penulis : Kontributor Takengon, Iwan Bahagia
Editor : Bestari Kumala Dewi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *